Mengenal Produk Sosial Bank Syariah : WAKAF HASANAH

Salah satu keunggulan bank syariah dibanding bank konvensional diantaranya adalah bank syariah memiliki produk sosial yang tujuannya bukan untuk memperoleh profit namun untuk mensejahterakan masyarakat. Produk sosial bank syariah adalah menghimpun serta menyalurkan dana sosial, seperti Zakat, Infak/Sedekah, dan Wakaf. 

Salah satu contohnya produk sosial Wakaf Hasanah dari BNI Syariah. Layanan ini diluncurkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk ber-wakaf secara prouktif untuk kepentingan umat sesuai dengan prinsip syariah. Programnya berbentuk wakaf produktif dan wakaf al-Quran.
Dalam hal penyaluran dan pemanfaatan dana wakaf, BNI Syariah bekerjasama dengan beberapa  nadzir yang telah berpengalaman dan profesional seperti : Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Badan Wakaf Indonesia, Wakaf Al-Azhar, DDII, dan YPM Salman ITB. 

Berwakaf dengan Wakaf Hasanah BNI Syariah begitu mudah dan nyaman. Anda cukup mendaftarkan diri di masing-masing nazhir yang telah terdaftar. Wakaf akan disalurkan melalui proyek atau program lembaga-lembaga profesional yang terdaftar sebagai nazhir di Wakaf Hasanah BNI Syariah. Untuk transaksi wakaf lebih dari Rp1.000.000, Anda akan menerima sertifikat pewakif dan juga laporan umum implementasi wakaf.
Untuk memudahkan masyarakat dalam berwakaf, produk Wakaf Hasanah juga dapat diakses melalui aplikasi android di Google Play Store.

Yuk berWakaf ! Karena...
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ


“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” 
(HR. Muslim no. 1631)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)


Sumber : https://rumaysho.com/1663-terputusnya-amalan-kecuali-tiga-perkara.html








Terimakasih sudah berkunjung !
EmoticonEmoticon