Daftar Bank Syariah Berdasarkan Cara Pendiriannya

INFOSYARIAH.COM, Kehadiran bank syariah di Indonesia melalui proses yang berbeda-beda. Setidaknya ada empat cara yang digunakan oleh Bank Umum Syariah untuk dapat beroperasi di Indonesia, yaitu :
  1. Pendirian dari awal, yaitu bank syariah didirikan melalui proses dari awal untuk menjadi sebuah perusahaan berbadan hukum
  2. Konversi, yaitu perubahan kegiatan usaha dari bank konvensional yang sudah ada menjadi bank syariah
  3. Spin-Off, yaitu dari membuka Unit Usaha Syariah dari bank konvensional kemudian memisahkan diri (spin-off) menjadi badan hukum tersendiri menjadi Bank Umum Syariah.
  4. Kombinasi konversi dan spin-off, yaitu dengan penggabungan hasil konversi bank konvensional dengan hasil spin-off UUS.
Dari 13 Bank Umum Syariah (BUS) saat ini yang sudah beroperasi, 8 BUS diantaranya adalah hasil konversi Bank Umum Konvensional (BUK), 2 BUS hasil Spin-Off UUS, 2 BUS kombinasi konversi bank konvensional dan spin-off UUS, sedang 1 BUS hasil pendirian dari awal. Berikut ini adalah daftar Bank Umum Syariah (BUS) berdasarkan cara pendiriannya.


No
Nama Bank
Cara Pendirian
1
PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk
Pendirian dari awal
2
PT. Bank Syariah Mandiri
Konversi PT Bank Susila Bakti
3
PT. Bank Mega Syariah Indonesia
Konversi PT Bank Umum Tugu
4
PT. Bank BRISyariah
Konversi PT Bank Jasa Arta
5
PT. Bank Syariah Bukopin
Konversi PT Bank Persyarikatan Indonesia
6
PT. Bank Panin Dubai Syariah, Tbk
Konversi PT Bank Harfa
7
PT. Bank Victoria Syariah
Konversi PT Bank Swaguna
8
PT. BCA Syariah
Konversi PT Bank UIB
9
PT. Bank Jabar Banten Syariah
Spin-off  UUS BJB
10
PT. BNI Syariah
Spin-off  UUS BNI
11
PT. Maybank Syariah Indonesia
Konversi PT Bank Maybank Indocorp
12
PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah
Konversi PT Bank Sahabat Purbadanarta dan Spin-off UUS BTPN
13
PT. Bank Aceh Syariah
Konversi PT. Bank Aceh dan Spin-off Bank Aceh
 

Terimakasih sudah berkunjung !
EmoticonEmoticon