Ini Profil Singkat Direktur Utama Bank Syariah di Indonesia - Part 2

Jabatan tertinggi dalam suatu perusahaan berbentuk PT ada pada Direktur Utama (Dirut) yang bertanggungjawab mengatur perusahaan secara keseluruhan. Tugas Direktur Utama Perusahaan adalah sebagai koordinator, komunikator, pengambil keputusan, pemimpin, pengelola dan eksekutor dalam menjalankan dan memimpin perusahaan Perseroan Terbatas (PT). Keberhasilan kinerja suatu perusahaan sangat ditentukan oleh kepemimpinan seorang direktur utama. Kali ini coba kita intip siapa saja direktur utama bank syariah di Indonesia.


 5.  Riyanto - Bank Bukopin Syariah

Usia 54 tahun lahir di Bandung, lulusan Sarjana Ekonomi Akuntansi Universitas Padjadjaran Bandung. Menjabat sebagai Direktur Utama sejak September 2008. Sebelumnya berkarir di PT Bank Bukopin, Tbk. sejak 1988. Adapun jabatan yang pernah diduduki, yaitu sebagai Pemimpin Cabang Pembantu, Kepala Urusan  Risk Management Compliance,  Head Division Servicing Agent, Kepala Urusan Restrukturisasi & Penyaluran Kredit, Kepala Urusan Perencanaan dan Analisa Keuangan, dan terakhir sebagai Kepala Sekretaris Perusahaan. (sumber: Annual Report BSB 2015)



6. Imam Teguh Saptono - BNI Syariah

Imam Teguh Saptono dilahirkan di Jakarta tahun 1969. Menjabat sebagai Direktur Bisnis sejak tahun 2012. Ia memperoleh gelar Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1992 dan Magister Manajemen Agri Bisnis dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1994. Ia memperoleh gelar Doktor dalam bidang Manajemen Bisnis di Institut Pendidikan Bogor (IPB) pada tahun 2011. Ia memulai kariernya sebagai Trainee for Management Instructor di PT Garuda Indonesia. Bergabung dengan BNI tahun 1996 di Divisi Perencanaan Strategis (1996) dan menjabat sebagai Senior Asisten Manajer Hubungan Investor Bidang Riset Pasar Modal dan Pengembangan Bank BNI (1996-1998), sempat menjabat sebagai Head of Investor Relations di Bank Permata (2003-2005) serta Vice President of Corporate Secretary Bank Permata (2005-2007). Kemudian kembali bergabung dengan BNI di tahun 2007 sebagai Wakil Koordinator Non Organic Growth Project. Bergabung dengan Tim Implementasi Pembentukan Bank Umum Syariah tahun 2009, Direktur Risiko dan Kepatuhan BNI Syariah sejak Juni 2010. Ia juga aktif mengikuti berbagai macam pelatihan baik dalam maupun luar negeri, misalnya Sertifikasi Risk Management Level 1 & 2 dari BSMR tahun 2006, Training for Trainers 7 – habbit dengan pembicara Prof. Terry David yang diadakan oleh Permata Bank pada tahun 2006, Corporate Secretary & Investor Relations Course di Singapura tahun 1997, dan Investor Relations Certification Programs di Singapura pada tahun 2004. (sumber : www.bnisyariah.co.id)

7. Yocie Gusman - BJB Syariah

Lahir di Jakarta, 14 Agustus 1974. Meraih gelar S1 Jurusan Perikanan di Institut Pertanian Bogor pada Tahun 1998. Menjabat sebagai Direktur Utama sejak Tahun 2015*. Amanah yang pernah dipegang antara lain : PT Bank Syariah Mandiri (Kepala Cabang Jakarta - Cipulir, Manage - Manager Marketing Cabang Bogor, Account Officer Cabang Bogor). PT Bank Bukopin (Account Officer Cabang Syariah Melawai), PT Bank Wakalumi (Kepala Bagian Marketing & Account Officer), Wakil Pusat 1, Pusat Studi Bisnis dan Ekonomi  Syariah  (CI-BESS)-Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM-IPB), Ketua Bidang ASBISINDO (Asosiasi Bank Syariah Indonesia) DPW JabodetabekBendaha Bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) ORWILSUS Bogor. (sumber : Annual Report BJB Syariah 2015).

8. Yana Rosiana - BCA Syariah

Yana Rosiana menjabat sebagai Presiden Direktur BCAS sejak tanggal 2 Maret 2010 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/13/KEP.GBI/2010, tentang Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Syariah PT Bank BCA Syariah. Beliau bertanggung jawab atas Audit, Operasional, Sumber Daya Manusia dan Hukum serta Analisa Risiko Pembiayaan.
Sebelum bergabung dengan BCAS, beliau memangku berbagai jabatan manajerial pada PT BCA, Tbk diantaranya sebagai Kepala Biro Sistem dan Prosedur (1990-1996), Pemimpin Kantor Cabang Korporasi Sudirman (1996-2000) dan terakhir sebagai Kepala Kantor Wilayah IX (2000-2008). Beliau dipercaya sebagai Tim Kuasa Direksi PT BCA, Tbk (2008-2010) dalam proses akuisisi dan konversi PT Bank UIB menjadi PT Bank BCA Syariah.
Yana Rosiana meraih gelar Diploma jurusan Manajemen Keuangan Perbankan dari STIE Perbanas, Surabaya dan telah mengikuti berbagai program pelatihan di bidang Manajemen Perbankan, Risk Management dan perbankan Syariah yang diselenggarakan oleh LPPI, PPM, Karim Consulting Indonesia, Learning Center PT BCA, Tbk, dll. (sumber : www.bcasyariah.co.id)

Terimakasih sudah berkunjung !
EmoticonEmoticon